Butuh Bantuan? Customer Service Grosir Catur siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » » Peraturan kompetisi catur : Pasal 6 mengenai jam catur

Peraturan kompetisi catur : Pasal 6 mengenai jam catur

Ditulis pada: 2 May 2014 | Kategori:

Peraturan kompetisi catur pasal 6 – pasal 14 pasti diterapkan pada turnamen catur, jadi para pemain dan atlet harus benar-benar memahaminya. Pasal 6 ini berlaku untuk jam catur analog dan jam catur digital.

Pasal 6: Jam Catur

6.1 “Jam Catur” adalah jam dengan dua petunjuk waktu, yang saling dihubungkan sedemikian rupa, sehingga hanya salah satu dari petunjuk waktu itu yang bisa jalan pada suatu ketika. “Jam” dalam pengertian Catur FIDE adalah salah satu dari kedua petunjuk waktu itu. “Bendera Jatuh” berarti habisnya jatah waktu yang tersedia bagi seorang pemain.

jual jam catur di surabaya

6.2  a. Ketika menggunakan jam catur, setiap pemain harus membuat sejumlah langkah atau seluruh Langkah dalam batas waktu yang ditentukan; atau bisa juga diberikan tambahan waktu setelah langkah dijalankan. Semua ini harus ditetapkan sebelumnya

b. Waktu yang dapat dihemat oleh seorang pemain selama waktu periode akan ditambahkan kepada jatah waktunya untuk periode berikutnya, kecuali kalau menggunakan cara “time delay”. Dalam cara “time delay” kedua pemain memperoleh “jatah waktu pikir utama”. Mereka juga mendapat jatah tambahan waktu untuk setiap langkah yang dijalankan. Perhitungan waktu mundur dari waktu pikir utama hanya dimulai setelah jatah tambahan waktunya berakhir. Kalau seorang pemain dapat menghentikan jam caturnya sebelum tambahan waktunya berakhir, maka waktu pikir utamanya tdak akan berubah, tanpa mengindahkan berapa banyak tambahan waktu yang sudah terpakai.

6.3     Setiap petunjuk waktu dilengkapi dengan “bendera”. Segera setelah bendera itu jatuh, persyaratan seperti dimaksud oleh pasal 6.2 (a) harus diperiksa.

1.   Pasal 6.3 menegaskan bahwa wasit atau pemain harus memastikan jumlah langkah yang telah dicapai. Jika tidak ada permasalahan, maka pemain yang bendera jamnya jatuh dinyatakan kalah (lihat pasal 6.9)

2. Pemain harus melengkapi kertas notasinya pada setiap langkah yang dijalankan. Jika kedua pemain belum selesai mencatat langkahnya, maka jam catur dihentikan sampai kedua pemain selesai mencatat. Jika hanya salah satu pemain yang tertinggal dalam mencatat langkah, maka pemain tersebut wajib melengkapi kertas notasinya sedang jam caturnya tetap berjalan (menggunakan waktu pikirnya).

3.   Pemain yang tertinggal dalam mencatat notasi, bisa meminjam kertas notasi wasit atau kertas notasi lawan untuk disalin / dicontoh. Bila lawannya keberatan, maka wasit harus memberikan penjelasan bahwa hal ini adalah prosedur yang benar dan tidak menyalahi aturan.

6.4    Sebelum pertandingan dimulai, Wasit menetapkan di sisi mana jam catur akan ditempatkan.
Pasal 6.4 memberikan hak pada wasit untuk menentukan penempatan jam catur. Jam catur harus dapat dilihat dengan jelas oleh wasit untuk memastikan bahwa jam tersebut berjalan dengan baik dan untuk melihat bila ada bendera jam yang jatuh. Normalnya, jam catur diletakkan di sisi tangan kiri pemain putih. Beberapa wasit memperbolehkan pemain hitam untuk menentukan letak jam catur pada catur kilat.

6.5    Pada saat yang ditentukan untuk memulai pertandingan, jam catur pemain Putih segera dijalankan.
Pasal 6.5 menentukan bahwa jam catur pemain putih dimulai pada awal sesi pertandingan terlepas dari siapa yang hadir. Oleh karena itu, jika kedua pemain belum hadir saat pertandingan dimulai, maka hanya jam catur putih yang terkurangi (lihat pasal 6.6 b).

6.6  a. Pemain yang tidak berada di papan catur setelah pertandingan dimulai dinyatakan kalah. Batas waktu penundaan adalah 0 menit. Peraturan pertandingan dapat membuat pengecualian untuk hal tersebut.

b. Jika peraturan pertandingan tidak membuat aturan seperti pada pasal 6.6.a. Jika kedua pemain belum hadir pada saat pertandingan dimulai, pemain Putih akan kehilangan waktu pikirnya sampai dia datang, kecuali kalau peraturan pertandingan menentukan lain atau Wasit memutuskan lain.

Pasal 6.6 (a) adalah dasar ketentuan penerapan batas WO (walk out) / keterlambatan adalah 0 menit (zero start).
Pasal 6.6 (b) memberikan kesempatan kepada Wasit atau Penyelenggara turnamen untuk menetapkan kebijaksanaan batas W.O (walk out) / keterlambatan selain 0 menit. Misalnya Asosiasi Catur Inggris menetapkan batas W.O 30 menit untuk catur klasik dan 10 menit untuk catur cepat pada turnamen tingkat nasional.

6.7  a. Selama permainan berlangsung, setiap pemain yang sudah menyelesaikan langkahnya di atas papan catur, harus menghentikan jam caturnya sendiri dan menjalankan jam catur lawannya. Seorang pemain selalu diperbolehkan menghentikan jam caturnya. Langkahnya dianggap belum selesai sebelum dia menghentikan jam catur, kecuali langkah yang dibuatnya itu serta merta mengakhiri permainan (lihat Pasal 5.1.a dan 5.2.a, 5.2.b, 5.3.c, dan 9.6). Waktu yang terpakai ketika menjalankan langkah di papan catur dan menhentikan jam caturnya sendiri serta merta menjalankan jam catur lawan, dianggap sebagai bagian dari jatah waktu yang diberikan kepada pemain itu.

b. Pemain harus menghentikan jam catur dengan tangan yang sama yang dipakainya untuk melangkahkan buah catur. Jari tangan pemain  dilarang untuk selalu berada di atas tombol jam catur atau “diambangkan” di atasnya

c. Pemain harus memperlakukan jam catur secara wajar. Dilarang memukul jam catur keras-keras, mengangkatnya atau menjatuhkannya. Perlakuan tidak wajar terhadap jam catur harus dikenakan hukuman sesuai ketentuan Pasal 13.4

d. Jika ada pemain yang tidak mampu memakai jam catur, seorang pembantunya, yang disetujui oleh Wasit, dapat diajukan oleh pemain itu untuk melakukan tugas tersebut. Wasit boleh menyesuaikan waktu pada jam catur itu secara pantas.

Pasal 6.7 (a) : menyatakan bahwa pemain selalu diperbolehkan untuk menghentikan jam caturnya. Ada beberapa alasan berkaitan dengan pasal ini :
1. Bila menggunakan increment, maka pemain yang menghentikan jam caturnya akan mendapatkan tambahan waktu.
2. Untuk memastikan keakuratan penghitung langkah (yang mungkin penting jika waktu ekstra ditambahan ketika permainan telah mencapai jumlah langkah yang telah ditentukan).

Pasal 6.7 (b) : menyatakan bahwa pemain harus menekan jam catur menggunakan tangan yang sama dengan tangan yang dipakainya untuk melangkahkan buah catur, misal ia melangkahkan buah catur menggunakan tangan kiri, maka ia harus menekan jam catur menggunakan tangan kiri juga. Hal ini bertujuan untuk mencegah pemain menekan jam catur sebelum ia melakukan langkahnya.

Pasal 6.7 (c) : Menyalahgunakan jam catur bisa menjadi masalah yang serius. Menekan jam catur dengan keras dapat mengganggu konsentrasi lawan, dapat merusak jam catur dan dapat menggeser letak baterai jika menggunakan jam digital/jam baterai, yang dapat menyebabkan jam terganggu atau mati saat pertandingan. Wasit yang mengetahui perilaku pemain yang seperti ini, harus memberikan peringatan atau teguran terhadap pemain tersebut untuk menekan jam catur secara sewajarnya.

Pasal 6.7 (d) : Ada beberapa alasan pemain tidak mampu menekan jam catur antara lain karena cidera atau karena alasan keagamaan/keyakinan. Dalam kasus ini maka pemain tersebut harus diberikan toleransi hukuman. Misal : waktu pikirnya sedikit dikurangi atau disesuaikan beberapa menit terhadap waktu pikir lawannya.

Bersambung ke artikel selanjutnya : peraturan jam catur

Jika Anda ingin membeli jam catur, ini adalah produk yang saya rekomendasikan untuk Anda : Jam Catur Digital yamako

Peraturan kompetisi catur : Pasal 6 mengenai jam catur | Toko Permainan Catur : Jual papan catur – jam catur – buku catur – bidak kayu – buah plastik

Tags: beli jam catur, jam catur, jual jam catur, peraturan catur

Belum ada Komentar untuk Peraturan kompetisi catur : Pasal 6 mengenai jam catur

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Catur Terbaru

Tempat dan Alamat Percetakan di Kota Surabaya

tempat dan alamat percetakan di surabaya dan sekitarnya Ditulis pada: 27 September 2017

Apakah Anda bertanya dan mencari dimana tempat / alamat percetakan di surabaya ? Karena anda mungkin sedang membutuhkan untuk mencetak undangan, brosur, nota, kalender atau cetak kardus, kemasan dan barang cetak lain-nya. Mungkin artikel ini bisa membantu anda. Karena sahabat... Baca selengkapnya »

Jasa Wasit Catur untuk pelaksanaan Turnamen Catur

jual jasa wasit catur Ditulis pada: 27 October 2016

Kami membuka jasa wasit catur atau juri catur – Bagi anda yang akan mengadakan lomba catur, pertandingan catur, atau turnamen catur di kantor, perusahaan, instansi, tingkat daerah atau tingkat nasional yang sedang mencari informasi bagaimana cara mengadakan sebuah pertandingan catur,... Baca selengkapnya »

Turnamen Catur Piala Walikota Surabaya 2016 Tingkat Nasional

jadwal lomba catur turnamen catur Ditulis pada: 14 April 2016

Jadwal turnamen catur di surabaya 2016 – Sebagai ibukota dari provinsi jawa timur, Kota Surabaya dengan konsisten menyelenggarakan event olahraga bergengsi setiap tahun-nya. Khususnya cabang olahraga catur. Pada tahun ini Turnamen Catur Tingkat Nasional Piala Walikota Surabaya 2016 akan diselenggarakan... Baca selengkapnya »

Problem Catur Sik Asik 2 Langkah Mat Februari 2016

harga buku catur problem Ditulis pada: 18 February 2016

Grosir catur kembali hadir membawa artikel problem catur yang asyik di pertengahan bulan februari 2016. Perhatikan gambar posisi catur dibawah ini : Putih giliran jalan dan raja hitam terkena skak mat dalam 2 langkah! Problem ini di khusus-kan untuk para... Baca selengkapnya »

Problem catur 3 langkah mati edisi januari 2016

problem catur 2016 Ditulis pada: 6 January 2016

Selamat jumpa para penggemar problem catur di seluruh indonesia, apa kabar? Sebelumnya saya ucapkan selamat tahun baru 2016, semoga sehat selalu dan diberi banyak rezeki. Hari ini grosir catur memberikan sebuah problem catur tiga langkah mat edisi januari 2016 yang... Baca selengkapnya »